Korban kebakaran membutuhkan 6.000 kalori untuk pulih. Apa artinya

Hasil gambar untuk kalori makanan

Setelah empat polisi dibakar hidup-hidup setelah demonstrasi di Cianjur, mereka saat ini dirawat di rumah sakit Kramat Jati. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dalam pedoman untuk luka bakar, mendesak pasien luka bakar untuk mengikuti diet tinggi kalori yang dapat mencapai 6.000 kalori untuk mempercepat pemulihan.

“Kebutuhan energi dan protein pasien sangat tinggi karena katabolisme trauma, kehilangan panas, infeksi dan regenerasi jaringan. Jika perlu, lewati pasien melalui tabung nasogastrik untuk memastikan asupan energi yang memadai (hingga 6.000). kcal per hari) untuk menjamin “, tulis WHO yang disebutkan dalam panduan, seperti dikutip Jumat (16.08.2013).

Asupan kalori tinggi ini dimaksudkan untuk mencegah penyakit seperti anemia dan kekurangan gizi, yang dapat mencegah luka bakar pulih dengan cepat dan kulit tidak dapat beregenerasi. Secara umum, orang dewasa yang sehat membutuhkan 1.800 hingga 2.000 kalori sehari.

Tetapi untuk pasien luka bakar, orang dewasa yang sama membutuhkan lebih banyak kalori dan makanan. Nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk mempercepat pemulihan dan menutup luka termasuk glukosa sebagai energi untuk membantu pemulihan, vitamin D untuk meningkatkan pertumbuhan sel dan asam lemak omega-3 untuk mengendalikan peradangan seperti yang dinyatakan oleh Live science.

Jika pasien tidak lagi dapat menyerap kalori, ini biasanya menyimpang dari konsumsi cairan. Untuk memenuhi kebutuhan kalori tinggi ini, berikut adalah beberapa makanan yang direkomendasikan yang dirangkum oleh Layanan Victorian Adult Burns:

1. protein
Pasien membutuhkan banyak protein untuk pulih karena tubuh kehilangan protein karena luka bakar dan otot berusaha menghasilkan energi ekstra untuk proses penyembuhan. Protein tambahan dapat membantu membangun kembali otot yang hilang.

Protein dapat diperoleh dari sumber hewani seperti ayam, sapi, ikan atau telur. Atau sumber tanaman seperti tahu dan tempe.

2. Karbohidrat
Selain protein, tentu saja, karbohidrat dibutuhkan untuk mencapai tingkat kalori tinggi ini. Faktanya, karbohidrat (dari nasi, roti, kentang, dan makanan pokok lainnya) bisa menjadi banyak nutrisi karena tubuh mengubah karbohidrat menjadi glukosa.

Glukosa dibutuhkan sebagai energi dan bahkan tubuh tidak dapat menggunakan sumber lain. Dengan menyediakan energi ini untuk regenerasi, karbohidrat membantu protein yang habis membangun otot daripada digunakan sebagai energi.

3. gemuk
Lemak juga disarankan untuk menyediakan asam lemak esensial dan kalori ekstra. Namun, biasanya, tidak lebih dari 30 persen kalori berasal dari lemak dan Anda tidak boleh mengonsumsi terlalu banyak, karena ini dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Semua nutrisi dan kalori harus diserap karena sangat penting untuk dapat mengkonsumsi makanan yang cukup dan diperlukan. Diet yang memadai dapat mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh atrofi otot dan energi serta protein yang tersimpan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *